Minggu, 22 Mei 2011

SILABUS PAUD AL-FATHONAH SEGEDONG


07.59 |

BAB I
PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang
Anak usia dini (3-6 tahun) bukan sekedar manusia muda yang tidak berdaya bila tidak mendapatkan bantuan orang dewasa sekelilingnya, melainkan individu yang memiliki potensi luar biasa yang dikaruniai Allah SWT sejak dalam kandungan dan dibawanya hingga lahir. Potensi ini muncul menjadi kompetensi manakala mendapatkan perawatan makanan, kesehatan, perhatian, kasih sayang dan pendidikan yang memadai.
Kesinambungan perawatan dan pendidikan untuk anak usia dini menjadi yang sangat penting. Berdasarkan penemuan para pakar pendidikan dan ahli dibidang perkembangan otak dikatakan bahwa usia dini merupakan masa emas yang sangat berpengaruh pada kepribadian anak selanjutnya. Pada masa tersebut, perkembangan jaringan sel-sel otak berlangsung sangat cepat, 80% kecerdasan IQ, EQ dan SQ ditentukan selama kurun usia dini. Optimalisasi perkembangan tersebut dimungkinkan apabila adanya lingkungan yang kondusif dan berkelanjutan dalam memberikan rangsangan fisik, kognitif, pembentukan perilaku yang mencukupi kebutuhan perkembangan anak.
Sesuai fitrah yang digariskan dalam ajaran Islam, bahwa mendidik anak dan mengasuh anak adalah salah satu tugas utama orang tua. Namun demikian, karena berbagai kendala ayah bunda tak bisa sepenuhnya mendidik anaknya secara langsung. Oleh karena itu tanpa mengurangi tugas utama orang tua, dibutuhkan "pihak lain" sebagai "pengganti sementara" yang mengasuh/membimbing/mendidik secara profesional sehingga anak terpenuhi kebutuhan perawatan, perhatian, kasih sayang dan keteladanannya.
Peduli terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak bangsa dari aspek moral, mental agama (akhlak mulia), fisik, sosial dan emosional, maka Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) Al-Fathonah Segedong berusaha memberikan layanan pengasuhan dan pendidikan berdasarkan ajaran Islam. Hal ini dilakukan semata-mata didasarkan pada kesadaran bahwa anak adalah amanah Allah SWT yang harus dididik agar menjadi insan yang MAS (menyembah Allah SWT semata, menjadi anak shaleh dan menyambung akrab silaturahmi) untuk kejayaan agama, keluarga dan bangsa.
Untuk kebutuhan pemaksimalan program pendidikan pada PAUD Al-Fathonah, maka disusunlah panduan pelaksanaan model pendidikan keislaman yang bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jendral Pendidikan Luar Sekolah, Departemen Pendidikan Nasional.

 
B.    Landasan Hukum
1.    Konsep dasar pemikiran Qur'ani (KDPQ)
"Perhatikanlah ketika Luqman berkata kepada anaknya, "Hai anakku, janganlah engkau mempersekutukan Allah. Sesungguhnya syirik adalah kedzaliman yang besar".(QS 31.12).
2.    Konsep diri pribadi Rasulullah (KDPR)
"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (Islam / tunduk kepada Allah saja) maka kedua orang tuanya yang menjadikannya sebagai Yahudi, Nasrani atau Najusi" (HR. Bukhari Muslim)
3.    Konsep diri perilaku Islami (KDPI)
"Sebaik-baik kamu ialah yang belajar dan mengajar Al-Qur'an"
(Al-Hadist)
4.    Amandemen UUD 1945 Pasal 31
5.    UU No. 4 tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak
6.    PP No. 36 tahun 1990 tentang Rativikasi Konvensi Hak-Hak Anak
7.    PP No. 73 tahun tentang Pendidikan Luar Sekolah
8.    Keputusan Menteri Sosial RI No. 47 tahun 1993 tentang Pendidikan Kelompok Bermain dan Penitipan Anak
9.    Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 18/U/1993 tentang Penyelengaraan, Pendidikan pada Bermain Kelompok Bermain dan Penitipan Anak.
10.    UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak
11.    UU SISDIKNAS No. 20 tahun 2003
C.    Tujuan
Tujuan disusunnya Panduan Pelaksanaan Pendidikan PAUD Al-Fathonah sebagai berikut :
1.    Panduan untuk memaksimalkan pencapaian program pendidikan pada PAUD Al-Fathonah Segedong.
2.    Membantu orang tua/pendidik untuk mampu mengasuh anak sendiri.
3.    Memudahkan pada pembimbingan/pengasuh dalam membimbing anak didiknya kearah yang diidamkan orang tuanya serta diinginkan masyarakat peduli kesejahteraan anak bangsa yang diridhoi Allah SWT.

 
D.    Sasaran Pengguna
Panduan pelaksanaan pendidikan PAUD Al-Fathonah digunaka oleh :
1.    Pendidik dan calon pendidik PAUD Al-Fathonah
2.    Masyarakat yang mengelola atau akan mengembangkan program PAUD.
3.    Orang tua anak usia dini.
4.    Pihak lain/petugas yang membina program PAUD.

 
E.    Pengertian
Pendidikan anak usia dini (PAUD) Al-Fathonah adalah tempat pendidikan anak yang menitik beratkan pertumbuhan dan perkembangan kepribadian anak usia dini (3-6 tahun).

 

 

 
BAB II
PANDUAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)
AL-FATHONAH

 
A.    Pengantar
Pendidikan adalah urat nadinya manusia, sebab tanpa pendidikan jiwa intelektualitas serta tamaddun (kebudayaan) tidak akan tumbuh dan berkembang. Dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ditetapkan bahwa pendidikan dapat dilaksanakan melalui jalur pendidikan, non formal dan informal. Ketika jalur tersebut berjalan seiring dan saling menunjang.

 
B.    Fungsi
Sebagai wadah membina kesejahteraan anak usia dini (PAUD) dalam menopang kebahagiaan keluarga dini didunia dan akherat.

 
C.    Sasaran
PAUD Al-Fathonah melayani pengasuhan dan pendidikan untuk anak usia 3-6 tahun dengan pengelompokan sebagai berikut :
1.    Tiga – Empat tahun
2.    Lima – Enam tahun

 
D.    Penyelenggaraan
PAUD Al-Fathonah Segedong diselenggarakan oleh PKBM Cendana Segedong.

 
E.    Pendidik
Tenaga pendidik pada PAUD AL-Fathonah Segedong diupayakan memenuhi ketentuan :
1.    Pendidikan formal sekurang-kurangnya SLTA.
2.    Telah mendapatkan pelatihan tenaga pendidik dan pengelola program PAUD yang terkait dengan kebijakan Depdiknas.
3.    Sehat jasmani dan rohani.
4.    Memiliki konsep diri perilaku Islami yang patut diteladani.
Tugas pokok dan fungsi pengasuh/pendidikan anak usia dini (PAUD) Al-Fathonah Segedong adalah :
1.    Membahagiakan anak Dunia Ukhrowi.
2.    Membiasakan anak beraqidah tauhid beribadah Islami berakhlaq mulia.
3.    Mengasuh anak dengan meneladani Rasulullah secara asih asah asuh.

 
F.    Program
PAUD AL-Fathonah Segedong melayani pendidikan dari pukul 07.30 – 09.30 yang merujuk pada pedoman pendidikan anak yang dikeluarkan Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini. Jadwal kegiatan harian secara umum mencakup : bermain dan belajar bersama.
Pola pengasuhan yang dikembangkan pada PAUD AL-Fathonah Segedong bersifat menyeluruh, disesuaikan dengan tahap perkembangan dan usia anak. Lingkungan belajar diusahakan mencerminkan kegiatan dirumah. Dengan demikian diharapkan anak tumbuh dan berkembang dengan memiliki kepribadiannyang didambakan setiap orang tua. Kemandirian, kemampuan sosialisasi dan penanaman moral keagamaan merupakan fokus pertimbangan disamping ketrampilan dan kreatifitas. Karena itu PAUD AL-Fathonah mengutamakan para pendidik dan pengasuh handal yang memahami kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan anak.

 
G.    Waktu Kegiatan
Pada PAUD Al-Fathonah Segedong anak masuk sekolah setiap hari Senin sampai dengan hari Kamis kecuali hari libur.

 

 


BAB III
KEGIATAN PEMBELAJARAN PAUD AL-FATHONAH SEGEDONG

 
A.    Fokus Pembelajaran PAUD Al-Fathonah Segedong
Pendidikan anak usia dini (PAUD) Al-Fathonah Segedong memfokuskan kepada 3 (tiga) sasaran pencerahan dan kecerdasan yakni :
1.    Mengenal Allah SWT
Mengenal dan menyadari adanya Allah SWT yang maha pengasih dan ciptaannya. Anak dibawa untuk mengenal sifat Allah SWT dan mengasihi-Nya serta menyayangi makhluk ciptaan Allah SWT dilingkungannya. Untuk itu anak dibimbing dan diarahkan mengembangkan aqidah, ibadah dan akhlak mulia (Hablun min Allah dan Hablun minnan nas).
2.    Mengenal sesama manusia
Mampu bersosialisasi dengan seorang manusia, bertanggungjawab dan mandiri. Sesuai dengan tuntutan moral agama dan budaya bangsa (adat ketimuran).
3.    Mengenal lingkungan
Pencerahan kecerdasan untuk mengembangkan potensi, minat dan bakat proses belajar "trial and error" mengamati, menyentuh, meraba, merasa benda disekitarnya, tahu manfaatnya dan terampil menggunakannya melalui kegiatan belajar dan bermain.

 
B.    Pendekatan Dalam Pembelajaran PAUD Al-Fathonah Segedong
1.    Berorientasi pada kebutuhan anak untuk mendapatkan layanan pendidikan kesehatan dan gizi yang dilaksanakan secara integratif dan holistik.
2.    Belajar melalui bermain dengan menggunakan strategi metode dan media yang menarik sedangkan materi yang diberikan berdasarkan pada penanaman aqidah Islam.
3.    Kreatif dan inovatif dengan memberikan keleluasaan kepada anak untuk bereksploratif sehingga membangkitkan rasa ingin tahu, berpikir kritis dan menemukan hal-hal baru.
4.    Menyediakan lingkungan yang kondusif yakni memberikan keamanan dan kenyamanan bagi anak untuk melakukan kegiatan sesuai dengan minat dan tahap perkembangan.
5.    Menggunakan pembelajaran terpadu yakni dengan mengangkat tema yang menarik bagi anak (Centre of Interest) sehingga dalam setiap kegiatan memungkinkan teroptimalisasinya potensi kecerdasan majemuk (Multiple Intellegence).
6.    Menggunakan berbagai media dan alat peraga Konkrit sesuai dengan tahap berpikir anak dan diangkat dari potensi lingkungan setempat.
7.    Sesuai dengan tahap perkembangan anak sehingga setiap anak yang memiliki keunikan dan karateristik yang berbeda dapat dilayani secara individual didalam kelompok.

 
C.    Peran Pendidik Dalam Pembelajaran PAUD Al-Fathonah Segedong
Pendidik berperan sebagai :
1.    Uswatun Hasanah (teladan yang baik)
Anak belajar dengan cara melihat dan meniru apa yang ditampilkan oleh orang dewasa disekelilingnya. Dalam rangka pembentukan moral dan akhlak mulia dalam bidang kecerdasan, moral, spiritual dan emosional, sosial dan intelektual, pendidik harus mampu memberikan keteladanan.
2.    Fasilisator
Yang menyediakan keperluan anak selama proses belajar melalui bermain. Baik keperluan alat main, bahan main, maupun lingkungan main. Penyediaan bahan dan alat main yang beragam / variatif serta lingkungan yang kondusif dapat membangun imajinasi dan kreatifitas anak.
3.    Pengasuh / pembimbing yang penuh asih dan asuh
Dengan memberi bimbingan sesuai dengan kemampuan anak usia dini sepanjang tidak bertentangan dengan Undang-undang Sisdiknas dan diridhoi Allah SWT.
4.    Teman bermain anak
Yang memberikan waktu dan dukungan sesuai dengan kebutuhan bermain anak. Teman bermain dimaksud memberi dukungan saat anak memahami konsep baru, atau memberi penjelasan setahap demi setahap saat anak tidak memiliki pemahaman tentang kegiatan main. Dengan demikian keberadaan pendidik dapat memperkuat pengalaman positif anak.
5.    Sebagai peneliti
Yang senantiasa mengamati perkembangan anak dan memahami kebutuhan perkembangan anak.

 
D.    Dukungan Untuk Kegiatan Anak
1.    Tersedianya material (alat permainan) dan bahan yang cukup dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Alat dan bahan main ditata sedemikian rupa sehingga penempatannya mudah dijangkau, diambil dan dikembalikan lagi oleh anak.
2.    Terjaminnya kebebasan bagi anak untuk berkomunikasi dengan anak lainnya dan pendidikan dalam suasana kekeluargaan, saling menghormati dan menyayangi.
3.    Terjaminnya kebebasan bagi anak untuk dapat memilih kegiatan yang sesuai dengan keinginannya.
4.    Tersedianya waktu yang cukup untuk anak melakukan eksplorasi dengan alat, bahan main serta benda lainnya yang ada disekitar tempat kegiatan, sepanjang tidak membahayakan keselamatan anak.
5.    Terjaminnya lingkungan kegiatan yang aman dengan perhatian dan kasih sayang dari pada anak didik.

 
E.    Metode Yang Digunakan PAUD Al-Fathonah Segedong
Metode yang dianjurkan adalah Uswatun Hasanah (keteladanan yang baik) melalui 7 (tujuh) aktivitas, melatih anak untuk berbuat (Learning by Doing) melalui bermain (Learning by Playing) dengan tahapan sebagai berikut :
1.    Mendengarkan
2.    Menatap
3.    Menirukan
4.    Mengucapkan
5.    Menceritakan
6.    Melakukan
7.    Mensyukuri
Tujuh aktivitas ini disesuaikan dengan potensi dan kompetensi yang akan dikembangkan.

 
F.    Perencanaan Kegiatan Pembelajaran (PKP)
Perencanaan pendidikan merupakan komponen yang sangat penting dilakukan oleh para pendidik PAUD Al-Fathonah Segedong. Perencanaan dikembangkan dengan mengacu pada pencapaian optimalisasi potensi anak dengan dilandasi pada nilai-nilai Islami.
Perencanaan pendidikan PAUD Al-Fathonah Segedong disusun secara berjenjang dalam bentuk :
1.    SKS (satuan kegiatan semester)
2.    SKB (satuan kegiatan bulanan)
3.    SKP (satuan kegiatan pekanan)
4.    SKH (satuan kegiatan harian) untuk SKH diperlukan usaha :
a.    Merancang skenario pembelajaran, tata letak, ruang, alat dan sebagainya.
b.    Memilih metode yang cocok (dianjurkan sekali skenario pemebelajaran 2 hingga 3 metode)
c.    Memanfaatkan alam sekitar sebagai sarana pembelajaran.

 
G.    Penilaian
1.    Tujuan penilaian mendapatkan perkembangan anak didik secara rutin, berkala dan berkesinambungan serta menyeluruh tentang proses dan hasil pertumbuhan serta perkembangan anak didik.
2.    Prinsip penilaian
a.    Untuk mengetahui baik proses maupun hasil semua aspek perkembangan anak.
b.    Berkesinambungan
c.    Objektif dengan memperhatikan perbedaan individu.
d.    Memperhatikan segi-segi pendidikan yang membuat rasa puas dan rasa bersyukur sehingga anak bahagia.
e.    Hasil yang dicapai harus bermakna
3.    Cara penilaian
a.    Mengamati / observasi
b.    Mencatat (anekdot record)
c.    Mengumpulkan hasil kerja anak / tingkah laku sehari-hari (portofolio)
4.    Pelaporan
Pelaporan hasil perkembangan anak dilakukan per-semester atau sewaktu-waktu bila ada masalah serius.
5.    Tindak lanjut
Hasil penilaian digunakan untuk perbaikan dan pengayaan anak didik.
Selain hal tersebut diatas orang tua / pengasuh dan penentu kebijakan dapat merancang perbaikan metode mengasuh anak sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan.

 
H.    Aspek Perkembangan Kemampuan Dasar dan Kompetensi Yang Ingin Dicapai
1.    Perkembangan Aqidah ditujukan untuk :
-    Mengenal dan percaya kepada Allah SWT.
-    Mengenal Nabi Muhammad SAW melalui cerita / qishash dalam Al-Qur'an dan hadist.
-    Mengenal malaikat dan tugas-tugasnya.
-    Mengenal Al-Qur'an sebagai kitab suci firman Allah SWT.
-    Percaya adanya kehidupan akhirat (hidup sesudah mati)
-    Mengucapkan 2 kalimat syahadat.
-    Mampu mengucapkan kalimat thayyibah.
-    Mengenal nama-nama shalat fardhu.
-    Mengetahui jumlah rakaat shalat fardhu.
-    Senang dan ikhlas mengikuti shalat berjamaah.
-    Melatih diri khusyu' dalam shalat.
-    Mengenal kegiatan shaum bulan Ramadhan.
-    Mengenal hari besar Islam.
-    Bisa berwudhu sebelum shalat den menjaga kebersihan.
-    Bisa bersyukur kepada Allah SWT
2.    Perkembangan Ibadah
-    Bisa mengucapkan do'a untuk kedua orang tua.
-    Bisa berdo'a sebelum makan dan berdo'a setelah makan.
-    Bisa berdo'a sebelum tidur dan bangun tidur.
-    Bisa mengucapkan do'a keluar rumah
-    Bisa mengucapkan do'a kebaikan dunia akhirat.
-    Bisa berdo'a sebelum belajar dan sesudah belajar.
-    Bisa mengucapkan istighfar ketika bersalah.
-    Bisa berinfak dan bersedekah.
-    Bisa mengenl huruf hijaiyah.
-    Bisa mengucapkan huruf hijaiyah dengan fasih dan benar.
-    Bisa mengucapkan dengan fasih dan hafal surah Al-Fatihah
-    Bisa mengucapkan surah Al-Ikhlas
-    Bisa mengucapkan surah Al-Falaq
-    Bisa mengucapkan surah An-Nas
-    Bisa mengucapkan dengan fasih dan hafal surah Al-Ashr
3.    Perkembangan Akhlaq Mulia (PAM)
-    Terbiasa dan senang mengucapkan salam.
-    Terbiasa menjawab salam
-    Terbiasa memulai sesuatu kegiatan dengan do'a "Basmallah"
-    Senang meniru kebiasaan / akhlaq Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari
-    Senang dan ikhlas mambagi sesuatu dengan teman dan bersedekah
-    Terbiasa dan senang mengucapkan terima kasih
-    Terbiasa dan senang meminta maaf bila salah
-    Terbiasa dan senang bersikap sopan dan santun
-    Terbiasa dan senang mengikuti tata tertib sekolah
-    Terbiasa dan senang berbicara jujur
-    Terbiasa dan senang berpakaian sesuai anak laki-laki / perempuan
-    Terbiasa dan senang mengungkapkan masalahnya dengan ucapan dari pada bahasa badan
-    Terbiasa dan senang menolong teman yang memerlukan
-    Terbiasa dan senang memberi sedekah / infaq
4.    Perkembangan Berbahasa (PB)
-    Bisa mengenal identitas diri sendiri misalnya nama, agama, alamat tempat tinggal, orang tua dan jenis kelamin.
-    Bisa mendengar dan mengucapkan syair dan lagu
-    Bisa bercerita dengan melihat gambar
-    Bisa menyebut sebanyak-banyaknya nama benda disekitarnya
-    Bisa menyebut manfaat benda-benda tersebut
-    Bisa menyebut benda dengan huruf awal vokal
-    Bisa mengucap vokal dengan benar
-    Bisa menjawab pertanyaan
-    Bisa mengikuti perintah sederhana 1 sampai 2 kali sekaligus
-    Bisa mengenal kata posisi
-    Bisa bercerita lancar
-    Bisa memperagakan gerakan sederhana
-    Bisa mendengarkan cerita
-    Bisa menjawab pertanyaan dengan pola SPO
5.    Perkembangan Kognitif / Pesona Pikir (PP) berhitung dan IPA
-    Bisa menyebut urutan bilangan 1 sampai dengan 5
-    Bisa mengenal lambang bilangan 1 sampai dengan 5
-    Bisa mengenal konsep bilangan 1 sampai dengan 5
-    Bisa menyebut 3 warna dasar
-    Bisa menyebut nama hari dan bulan
-    Bisa menyebut waktu / keadaan : pagi, siang, sore, malam
-    Bisa menyusun puzzle
-    Bisa mencari jejak
-    Bisa mengenal perbedaan-perbedaan benda
-    Bisa memasangkan benda sesuai pasangannya
-    Bisa mengenal nama tumbuhan
-    Bisa mengenal nama hewan
-    Bisa mengenal ukuran : besar, kecil, tinggi, pendek
-    Bisa mengenal bentuk geografis
-    Bisa mengamati air mendidih
-    Bisa mencampur gula dan air teh / membuat teh manis
-    Bisa membuat kopi
-    Bisa mengamati proses air membeku bila didinginkan
-    Bisa mengamati es mencair bila dipanaskan
-    Bisa bermain dengan magnet positif dan negatif
-    Bisa mengamati proses menanam biji (tumbuh-tumbuhan)
-    Bisa mencampur warna dasar : merah, kuning, biru
6.    Perkembangan Keterampilan Mandiri (PKM)
-    Bisa mandi sendiri, menggunakan sabun dan shampo
-    Bisa memakai baju dalam, membua dan memakai pakaian
-    Bisa makan sendiri dengan menggunakan sendok dan garpu
-    Bisa minum sendiri dengan tidak tercekik
-    Bisa menggunakan pisau dan gunting (bagi yang sudah mampu)
-    Bisa menyikat gigi sendiri
-    Bisa menyisir rambut sendiri
-    Bisa buang air besar dan buang air kecil sendiri
-    Bisa membantu menyapu
-    Bisa membantu menata dan merapikan meja makan
-    Bisa membantu merapikan tempat tidur
-    Bisa membantu membersihkan alat rumah tangga
-    Bisa membantu mencuci piring
-    Bisa membantu menyusun dan merapikan alat shalat
-    Bisa menggunakan telepon (bila ada)
-    Bisa bermain telepon (dengan kaleng bekas dan benang)
7.    Perkembangan Keterampilan Diri (PKD)
-    Bisa menarik garis datar, miring, lurus
-    Bisa meronce
-    Bisa membentuk bangunan dengan balok-balok
-    Bisa bertepuk tangan dengan bermacam pola
-    Bisa membentuk dengan tanah liat / plastik
-    Bisa memasang kancing baju sendiri
-    Bisa memakai sepatu sendiri
-    Bisa menggunting menurut pola
-    Bisa menarik garis horizontal, diagonal, vertikal
-    Bisa mengisi pola (kolase)
-    Bisa mencap
-    Bisa melipat / memakai baju sendiri
-    Bisa mengisi dan menuang benda cair kedalam wadah
-    Bisa bongkar pasang alat permainan
8.    Perkembangan Seni (PS)
-    Bisa mengikuti bernyanyi
-    Bisa menari sesuai irama musik
-    Bisa bertepuk sesuai irama
-    Bisa menyanyikan lagu anak-anak baik umum maupun khusus
-    Bisa mewarnai gambar
-    Bisa memadukan warna gambar / baju
-    Bisa menyenangi musik / lagu
-    Bisa mengucapkan syair 4 kalimat
-    Bisa mengagumi keindahan ciptaan Allah SWT
-    Bisa mensyukuri keindahaan alam
9.    Perkembangan Jasmani (PJ)
-    Bisa merangkak dengan berbagai variasi
-    Bisa merayap dengan berbagai variasi
-    Bisa berjalan lurus dan mundur berbagai variasi
-    Bisa berlari variasi
-    Bisa meloncat bervariasi
-    Bisa menaiki dan menuruni tangga
-    Bisa menaiki papan titian
-    Bisa menggerakkan kepala, kaki dan tangan sesuai irama musik
-    Bisa senam sesuai contoh guru
-    Bisa melompat dengan kaki / jongkok
-    Bisa melempar dan menangkap bola
-    Bisa menendang bola
-    Bisa meniru gerak binatang, tumbuhan dan lain-lain
10.    Perkembangan Emosional dan Sosial (PES)
-    Bisa mengenal perasaan sendiri, tertawa, tersenyum, marah, sedih
-    Bisa terlatih bertanggungjawab, memimpin 2 sampai dengan 5 teman
-    Bisa membedakan milik sendiri dan orang lain
-    Bisa sabar menunggu giliran antri
-    Bisa bekerja sama dengan guru, teman dan orang lain
-    Bisa menahan tangis
-    Bisa saling membagi dengan teman
-    Bisa menolong teman yang membutuhkan
-    Bisa merasa senang dengan kelebihan orang lain jika teman berhasil
-    Bisa bersyukur jika diri sendiri berhasil
-    Bisa menunjukkan kasih sayang kepada ibu bapak
-    Bisa menunjukkan kepada saudara / teman
-    Bisa berterima kasih


You Might Also Like :


0 komentar:

Poskan Komentar

Recent Posts