Rabu, 21 September 2011

Banjir Menggenangi Ruang Belajar PAUD Al-Fathonah Segedong

Posted On 08.31 by Paud Al-Fathonah 0 komentar

IMG_0120Segedong (20/9)--- Pada hari itu, Selasa pagi, 20 September 2011 cuaca di langit Segedong gelap gulita dipenuhi awan hitam. Gelapnya awan saat itu tidak hanya di wilayah kecamatan segedong, akan tetapi awan hitam itu memenuhi seluruh langit se-kabupaten Pontianak bahkan sampai kota Pontianak.

Seperti biasa, anak-anak PAUD Al-Fathonah berangkat lebih awal dari jam belajar, tentunya mereka berharap agar dapat bermain di halaman sekolah PAUD Al-Fathonah. Disana tersedia beberapa AP luar yang sangat sederhana, seperti ayunan dan jungkat-jungkit. Sudah menjadi tradisi, setiap hari mereka bermain bergantian dihalaman tersebut sebelum jam belajar dimulai.

Pagi itu seolah anak-anak tidak perduli dengan cuaca gelap yang sudah memenuhi langit di atas sekolah mereka. Jarum jam baru menunjukkan pukul 06.30, anak-anak sudah riuh bermain bergantian di halaman PAUD tersebut. Tidak lama kemudian, guntur menggelegar yang sesaat kemudian disusul dengan hujan yang sangat lebat bercampur angin.

Anak-anak berlarian meninggalkan permainan mereka. Mereka berlari masuk kedalam kelas. Hujan yang sangat lebat tersebut terus mengguyur sehingga genagan air pun tidak bisa di hindarkan. Sesaat kemudian, halaman PAUD Al-Fathonah tersebut terpenuhi air, bahkan ironisnya air sempat memasuki ruang belajar yang pada akhirnya membasahi karpet dan tikar plastik yang setiap hari menjadi alas belajar bagi anak-anak PAUD tersebut.

Inilah sekelumit kisah nyata yang pernah menerpa pada PAUD Al-fathonah Segedong Kab. Pontianak pada tahun 2011 ini.

PAUD Al-Fathonah adalah salah satu lembaga pendidikan bagi anak-anak bangsa yang tentunya diharapakan nantinya menjadi generasi yang tangguh, yang akan mampu memberikan sumbangsih dalam pembangunan bangsa ini. Dengan segala keterbatasan, pengelola dan pendidik PAUD Al-fathonah tetap tegar dalam menjalankan tugas sebagai manah umat dan bangsa.

Pada tahun pembelajaran kedua ini, PAUD Al-Fathonah belum memilki ruang belajar/Gedung sendiri. Ruang belajar yang dipergunakan saat ini adalah masih bersifat hak guna pakai/menyewa. Kondisi ruangan yang sederhana serta bentuk tata ruang yang kurang efektif untuk belajar anak ini harus kami terima apa adanya. Demikian itu disebabkan belum adanya anggaran untuk membangun gedung dan ruang belajar sendiri.

Ironisnya lagi, disaat hujan lebat atau pada musim banjir air pasang, ruang belajar ini tergenang air atau bisa dikatakan kebanjiran. Hal ini mejadi beban pemikiran tersendiri serta keprihatinan bagi pengurus, pengelola serta pendidik PAUD Al-fathonah. Harapan serta cita-cita memiliki ruang belajar tersendiri dan permanen tentunya terus berkecamuk dalam benak pengelola dan pendidik pada PAUD ini. Namun, karena disebabkan keterbatasan dana dan fasilitas, pada akhirnya semua itu hanyalah sebatas harapan.

Akan tetapi satu hal yang ahrus disyukuri adalah, bahwa kondisi yang memprihatinkan serta fasilitas yang sederhana dan apa adanya ini tidak menyurutkan semangan para pengelola dan pendidik PAUD Al-Fathonah tersebut. Justru hal ini menjadi pemicu semangat untuk tetap berbuat yang terbaik . Serta, tentunya harapan dan cita – cita memiliki gedung permanen dan mandiri tersebut tidak akan pernah hilang. Demikian itu karena para pengelola dan Pendidik PAUD Al-Fathonah tidak ingin lagi program kegiatan belajar mengajar ini terus diganggu oleh banjir seperti yang terjadi saat ini. (adm).


Senin, 19 September 2011

Halal Bi Halal Murid Paud Al-Fathonah Segedong Bersama Orang Tua, Pengelola Dan Pendidik

Posted On 18.11 by Paud Al-Fathonah 0 komentar

Segedong (19/9) --- Dalam rangka membangun silaturrahmi dan keakraban antara murid, orang tua murid, pengelola dan pendidik pada PAUD Al-fathonah Segedong hari ini dilaksanakan Halal bi halal yang bertempat di Masjid Nurul Iman Segedong.
Materi halal bi halal pada kesempatan itu disampaikan oleh M. Ichsanudin,S.HI yang juga merupakan salah satu pengurus PAUD Al-fathonah tersebut.
Dalam penyampaian materinya, Ichsan mengajak kepada para orang tua untuk bersyukur atas nikmat yang tercurah dan khususnya nikmat diberinya anak. Kita juga harus bersyukur atas karunia kesempatan mendidik dan meyekolahkan anak-anak kita.
Selanjutnya Ichsan mengatakan bahwa dalam hidup ini kita harus menjaga hubungan dengan Allah ( hablumminallah ) serta hubungan dengan manusia ( hablumminnannaas ). Keduanya harus seimbang dalam kehidupan ini.
Dalam masalah hablumminallah kita terkadang melakukan kesalahan/dosa, maka dari itu islam mengajarkan kepada kita untuk senantiasa beristighfar memohon ampun kepada Allah atas dosa dan kesalahan yang kita lakukan tersebut. Begitu juga dengan hablumminannas kita juga terkadang terjadi salah faham atau bahkan kesalahan sesama manusia tersebut. Maka dengan kegiatan halal bi halal ini kita bisa saling memaafkan kesalahan sesama manusia tersebut, khususnya keluarga besar PAUD Al-fathonah Segedong ini. Jelas ichsan.
Usai penyampaian hikmah halal bi halal tersebut, acara dilanjutkan dengan rapat orang tua murid bersama pengelola dan pendidik PAUD Al-Fathonah Segedong yang dipimpin langsung oleh ibu Sitti Mardiah,S.Sos.I selaku ketua Pengelola PAUD Al-Fathonah Segedong.
Ibu Sitti Mardiah menjelaskan tentang sistem pembelajaran yang diterapkan pada PAUD Al-fathonah. Beliau mengatakan bahwa pada PAUD Al-fathonah diterapkan sistem sentra, yang mana diantaranya adalah sentra Main Peran, Sentra Ibadah, Sentra Balok, Sentra Seni dan Sentra Persiapan. Dalam sistem sentra ini anak-anak diajak bermain sambil belajar. Dengan bermain ini akan membangun imajinasi anak untuk lebih kreatif dan membangun ide. Dengan bermain ini pula, tanpa disadari anak kita sedang belajar dengan suasana senang dan gembira tanpa ada rasa terpaksa atau tertekan, jelas beliau.
Selanjutnya ibu Sitti juga mengingatkan pada orang tua untuk dapat bekerjasama dalam pedidikan anak-anak ini, artinya, setelah anak belajar di sekolah diharapkan pada orang tua juga turut mengontrol anak-anaknya saat dirumah. Demikian itu karena jam belajar disekolah sangatlah sedikit dibandingkan saat dirumah, jelas Sitti. Beliau mengambil contoh, disaat anak diajar berdo’a, maka orang tua juga diharapkan dapat mengingatkan anak-anaknya untuk praktik do’a tersebut dirumah.
Selaku pengelola dan pendidik PAUD Al-Fathonah, ibu Sitti mengharapkan kepada orang tua untuk mempercayakan sepenuhnya kepada Pendidik saat jam belajar di sekolah. Tidak seharusnya para ibu selalu mendampingi anak di dalam kelas. Sudah saatnya para ibu mulai melatih kemandirian pada anak-anaknya. Demikian itu diharapkan agar anak-anak kita bermental berani dan mandiri. (Admin).


Dokumentasi Halal Bi Halal 1432 H./2011 M. PAUD Al-Fathonah Segedong

Posted On 18.00 by Paud Al-Fathonah 0 komentar

IMG_0089IMG_0090IMG_0091IMG_0093

IMG_0082IMG_0106